Menambah Wawasan Sejarah ke Tempat Wisata Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg adalah destinasi yang bisa kamu pilih untuk kunjungan wisatamu. Lagi-lagi, tempat ini menawarkan wisata sejarah yang begitu apik di Yogyakarta. Pendudukan Belanda pada masa penjajahan tentu meninggalkan ragam jejak di Indonesia khsusunya Yogyakarta. Salah satu diantara sekian banyaknya peninggalan adalah bangunan-bangunan yang teresan kino dan tampila arsitektur yang begitu menawan. Benteng-benteng pertahanan berukuran besar pun turut mewarnainya.  Untuk kota Yogyakarta sendiri, ragam peninggalan Belanda ini sebenarnya tersebar di beberapa tempat. Salah satu bangunan yang tetap berdiri hingga saat ini adalah Benteng Vredeburg ini.

Dulunya, benteng ini punya empat bastion di tiap sudutnya. Tujuannya ialah sebagai perlindungan dan juga markas dari tentara Belanda pada masa itu. di sekeliling benteng, kamu bisa temukan parit yang ukurannya cukup lebar. Saat ini, parit tersebut telah dialiri air dan juga tumbuh disekitarnya pohon kamboja yang berwarna-warni. Suasana asri dan tenang pun cukup tercipta dengan kehadiran parit dan tumbuhan kamboja ini. Selain itu, kamu juga bisa temukan ragam pohon rindang di bagian halaman dan juga di dalam benteng. Sangat asyik jika dijadikan tempat nongkrong.

Akses Menuju Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Tidak lengkap rasanya jika tidak membahas akses menuju destinasi yang satu ini. Nah, bagi kamu yang sedang mencari tau akses menuju benteng ini, berikut beberapa akses yang bisa memberi petunjuk.

  • Dari Bandara Adisucipto

Jika kamu berada di Bandara Adisucipto, kamu bisa memilih untuk menaiki  Kereta api Prameks. Tarifnya ialah sepuluh ribu rupiah. Keberangkatannya setiap 30 menit sekali. Jika bukan kereta ini, kamu juga bisa memilih Madiun Jaya dengan tarif lebih mahal yakni dua puluh ribu rupiah.

Agar bisa mencapai lokasi pembelian tiket, kamu tinggal berjalan melalui pintu keluar yang bentuknya seperti lorong. Setelah sampai di di stasiun Tugu, kamu kemudian harus jalan kaki ke arah Selatan melewati Malioboro. Selain mennggunakan kereta, kamu juga bisa memilih untuk menggunakan bus Trans Jogja. Harga tiketnya tiga ribu rupiah. Ada setiap 15 menit sekali.

Turunlah di halte pos besar. Jika menaiki taksi, maka kisaran tarif yang akan dikenakan sekitar empat puluh ribu rupiah. Jika menggunakan taksi tanpa argo, bijaklah dalam menawar harga. Plihan terakhir adalah ojek. Kisaran harga biasanya ialah dua puluh ribu rupiah. Tergantung pandainya kamu menawar.

  • Dari Stasiun Tugu

Akses selanjutnya, jika kamu memulai perjalanan dari stasiun tugu, maka kamu harus satu bahwa jaraknya ialah sekita 1 km. Namun harus ingat bahwa stasiun ini hanya diperuntukkan bagi penumpang kereta api kelas bisnis, eksekutif, parameks, Madiun Jaya antar kota. Ada beberapa pilihan bagi kamu. Pertama, jalan kaki ke arah Selatan dan menyusuri Malioboro. Kedua, naik becak yang biayanya berada pada kisaran sepuluh ribu rupiah. Selain itu, bisa juga menaiki andong dengan biaya sekitar dua puluh ribu rupiah saja.

HargaTiket Masuk Benteng Vredeburg

Selanjutnya adalah mengenai harga tiket masuk Benteng Vredeburg. Adapun biaya masuknya adalah dua ribu rupiah untuk orang dewasa dan seribu rupiah untuk anak-anak. Tentu nilaian ini cukup terjangkau. Jam buka benteng ini ialah hari Selasa hingga Jumat pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 sore dan pada hari Sabtu dan Minggu buka dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 sore.

Aktifitas di Benteng Vredeburg

Beragam aktifitas tentu bisa kamu lakukan di benteng Vredeburg ini. Adanya ragam diorama yang terpampang nyata menjadi kegiatan asyik bagi kamu untuk memahami peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi di masa sejarah dulu. Kamu juga bisa menemukan beberapa patung dan koleksi digital di dalamnya. Selain itu, kamu juga bisa hunting foto yang instagenic  disini.

Itulah informasi mengenai destinasi Benteng Vredeburg mulai dari akses menuju lokasi, harga tiket masuk hingga aktivitas yang bisa dilakukan disana. Jika tertarik, maka sudah saatnya kamu mempersiapkan diri. Jangan lupa mengajak teman-teman ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *